Tahukah anda Bagaimana Proses Statistik dengan SPSS
Proses Statistik dengan SPSS
Data yang akan diproses dimasukkan lewat menu Data editor yang otomatis muncul di layar saat SPSS dijalankan.
Data yang diinput kemudian diproses, juga lewat menu data editor.
Hasil pengolahan data muncul di layar (window) yang lain dari SPSS, yaitu output navigator
Pada menu Output Navigator, informasi atau output statistik dapatditampilkan secara
Text atau tulisan. Pengerjaan (perubahan bentuk huruf, penambahan, pengurangan dan lainnya) yang berhubungan dengan output berbentuk teks dapat dilakukan lewat menu Text Output Editor.
Tabel. Pengerjaan (pivoting tabel, penambahan, pengurangan tabel dan lainnya) yang berhubungan dengan output berbentuk tabel dapat dilakukan lewat menu Pivot Table Editor.
Chart atau Grafik. Pengerjaan (perubahan tipe grafik dan lainnya) yang berhubungan dengan output berbentuk grafik dapat dilakukan lewat menu Chart Editor.
Apabila kita klik program SPSS 10.0 maka dilayar akam tampak tampilan sbb:
Gambar Tampilan layar SPSS 10.0
Memasukkan Data Lewat Data Editor
Data Editor pada SPSS mempunyai dua bagian utama:
Kolom
dengan ciri adanya kata var dalam setiap kolomnya. Kolom dalam SPSS akan diisi oleh variabel
Baris
dengan ciri adanya angka 1, 2, 3 dan seterusnya. Baris dalam SPSS akan diisi oleh Kasus / Case / Data per sampel)
Untuk memasukkan data melalui data editor berikut langkah-langkahnya :
Buka lembar kerja baru, dengan meng-klik menu File; New; Data maka dilayar akan muncul tampilan sbb:
Definisikan variabel yang akan digunakan di tab sheet Variable View yang ada dibagian kiri bawah, sehingga dilayar akan tampak tampilan sbb:
Tampilan layar SPSS ada 2 yaitu Data view dan variabel view yang ditunjukan dibawah ini :
Data view adalah data yang tampilannya seperti exel, data view ini sebagai lembar kerja. Untuk melihat tampilan data view,dengan meng-klik tulisan (data view) Dan tampilannya sebagai berikut :
Variable view berperan sebagai definisi operasional yang hasilnya nanti akan terlihat di data view. Untuk melihat tampilan variable view, dengan meng-klik (variable view) .
Pada Variable View tampak judul dikolom-kolom sbb:
Name
Pada kolom tersebut dituliskan nama dari variabel. Untuk memasukkan nama variabelnya pada sel dengan cara doube klik kemudian dituliskan nama variabelnya. Penulisan variabel pada SPSS selalu huruf kecil.
Type
Pada kolom tersebut untuk mengisikan tipe dari data untuk variabel tersebut. Type data yang ada dalam SPSS adalah String, Numeric, Date, dsb. Cara memilih adalah dengan mengklik sel dibawah kolom type, kemudian akan muncul pilihan type data, klik type yang dipilih.
Width
Pada kolom tersebut untuk mengisikan panjang dari data untuk variabel tersebut. Panjang yang diijinkan dari 1 sampai 255 digit.
Decimals
Pada kolom tersebut untuk mengisikan jumlah angka desimal untuk data variabel tersebut.
Label : Pada kolom tersebut untuk mengisikan keterangan dari variabel.
Value : Pada kolom tersebut untuk mengisikan nilai dari variabel.
Missing : Pada kolom tersebut untuk mengisikan nilai yang hilang.
Column : Hampir sama fungsinya dengan width.
Align : Pada kolom tersebut untuk menentukan posisi data
Measure : Untuk menentukan ukuran.
Isikan datanya dengan cara klik Data View yang ada di kiri bawah layar, kemudian isikan datanya untuk tiap case.
Data yang akan diproses dimasukkan lewat menu Data editor yang otomatis muncul di layar saat SPSS dijalankan.
Data yang diinput kemudian diproses, juga lewat menu data editor.
Hasil pengolahan data muncul di layar (window) yang lain dari SPSS, yaitu output navigator
Pada menu Output Navigator, informasi atau output statistik dapatditampilkan secara
Text atau tulisan. Pengerjaan (perubahan bentuk huruf, penambahan, pengurangan dan lainnya) yang berhubungan dengan output berbentuk teks dapat dilakukan lewat menu Text Output Editor.
Tabel. Pengerjaan (pivoting tabel, penambahan, pengurangan tabel dan lainnya) yang berhubungan dengan output berbentuk tabel dapat dilakukan lewat menu Pivot Table Editor.
Chart atau Grafik. Pengerjaan (perubahan tipe grafik dan lainnya) yang berhubungan dengan output berbentuk grafik dapat dilakukan lewat menu Chart Editor.
Apabila kita klik program SPSS 10.0 maka dilayar akam tampak tampilan sbb:
Gambar Tampilan layar SPSS 10.0
Memasukkan Data Lewat Data Editor
Data Editor pada SPSS mempunyai dua bagian utama:
Kolom
dengan ciri adanya kata var dalam setiap kolomnya. Kolom dalam SPSS akan diisi oleh variabel
Baris
dengan ciri adanya angka 1, 2, 3 dan seterusnya. Baris dalam SPSS akan diisi oleh Kasus / Case / Data per sampel)
Untuk memasukkan data melalui data editor berikut langkah-langkahnya :
Buka lembar kerja baru, dengan meng-klik menu File; New; Data maka dilayar akan muncul tampilan sbb:
Definisikan variabel yang akan digunakan di tab sheet Variable View yang ada dibagian kiri bawah, sehingga dilayar akan tampak tampilan sbb:
Tampilan layar SPSS ada 2 yaitu Data view dan variabel view yang ditunjukan dibawah ini :
Data view adalah data yang tampilannya seperti exel, data view ini sebagai lembar kerja. Untuk melihat tampilan data view,dengan meng-klik tulisan (data view) Dan tampilannya sebagai berikut :
Variable view berperan sebagai definisi operasional yang hasilnya nanti akan terlihat di data view. Untuk melihat tampilan variable view, dengan meng-klik (variable view) .
Pada Variable View tampak judul dikolom-kolom sbb:
Name
Pada kolom tersebut dituliskan nama dari variabel. Untuk memasukkan nama variabelnya pada sel dengan cara doube klik kemudian dituliskan nama variabelnya. Penulisan variabel pada SPSS selalu huruf kecil.
Type
Pada kolom tersebut untuk mengisikan tipe dari data untuk variabel tersebut. Type data yang ada dalam SPSS adalah String, Numeric, Date, dsb. Cara memilih adalah dengan mengklik sel dibawah kolom type, kemudian akan muncul pilihan type data, klik type yang dipilih.
Width
Pada kolom tersebut untuk mengisikan panjang dari data untuk variabel tersebut. Panjang yang diijinkan dari 1 sampai 255 digit.
Decimals
Pada kolom tersebut untuk mengisikan jumlah angka desimal untuk data variabel tersebut.
Label : Pada kolom tersebut untuk mengisikan keterangan dari variabel.
Value : Pada kolom tersebut untuk mengisikan nilai dari variabel.
Missing : Pada kolom tersebut untuk mengisikan nilai yang hilang.
Column : Hampir sama fungsinya dengan width.
Align : Pada kolom tersebut untuk menentukan posisi data
Measure : Untuk menentukan ukuran.
Isikan datanya dengan cara klik Data View yang ada di kiri bawah layar, kemudian isikan datanya untuk tiap case.
Terimakasih telah membantu🙏🏻
BalasHapusTerimakasih, atas pengetahuannya
BalasHapusTerimakasih banyak sangat membantu kak🙏🏻
BalasHapusTerimakasih ilmu nya
BalasHapusTrmksih kak
BalasHapusTerimakasih
BalasHapusSangat membantu sekali
BalasHapusIzin copy
BalasHapusMembantu sekali Alda
BalasHapusSemangat Alda
BalasHapusBermanfaat untuk belajar
BalasHapusSangat membantu 😉
BalasHapus